Tips belajar matematika dan IPA secara efektif dan efesien

Table of Contents

Tips belajar matematika  dan IPA secara efektif dan efesien           

              Bagi kebanyakan siswa atau mahasiswa matematika, kimia, dan fisika merupakan pelajaran yang ditakuti, tapi jangan salah bagi beberapa orang mata pelajaran tersebut menjadi mata pelajaran favorit mereka bahkan mereka rela menghabiskan sebagian waktunya hanya untuk belajar bimbingan di mata pelajaran tersebut. 
          
              So, kalau ditanya  lebih sulit mana ilmu sejarah/sosilogi atau matematika. kalau sejarah kamu akan bisa menjelaskan sejarah manusia atau pun sejarah kemerdekaan indonesia mulai dari peristiwa masuknya penjajah di tanah Indonesia hingga proklamasi kemerdekaan indonesia. Banyak sekali yang dapat dipelajari dari ilmu sejarah tapi kita tidak perlu menghafalkannya secara runtut. Sedangkan matematika kamu harus di tuntut untuk  memiliki keruntutan dalam berfikir, kamu tidak akan dapat menentukan akar kuadrat sebelum memahami perkalian dan akar demikian juga rumus phytagoras untuk mengetahui panjang hipotenusa, tinggi serta alasnya tanpa memahami apa itu akar kuadrat. Tapi yang menarik dalam matematika adalah kalau kamu sudah mengetahui konsep dasarnya, kamu bisa menurunkan sendiri konsep-konsep selanjutnya. Dan hal inilah yang tidak bisa dilakukan dengan sejarah. 

Jadi bagi kamu yang ingin belajar matematika dan IPA berikut akan dilampirka tips-tipsnya yang dijamin ampuh :

1. Focused and Diffuse Thinking

     Kedua-duanya sama, adalah sebuah proses menyelesaikan masalah, mempelajari sesuatu, membuat progress, dan proses mastering topik tertentu. Focused adalah jelas sekali fokus, konsentrasi, penuh perhatian, langsung ke inti , tidak basa basi. So, Focused sangat tidak mau bertoleransi dengan namanya distraction. Sedangkan Diffuse thinking akan terjadi banyak distraction, tidak fokus, tidak konsentrasi. Dan pada Diffuse thinking, otak kita menganalisa banyak hal dalam satu waktu tapi tidak mendalam, serta lebih melihat kepada the BIG picture.

Lalu mana yang lebih baik diterapkan?             

                 kedua-keduanya sangat penting tidak ada yang lebih baik. keduanya mempunyai porsi tertentu misalkan dalam memecahkan sebuah soalnya: tentunya focused pastinya harus ada di saat memecahkan sebuah masalah tapi jika saat itu sulit menemukan inspirasi atau reverensi dalam memecahkan soal tersebut kamu bisa ,enggunakan diffuse thinking. Ya, misalnya makan dulu, ngemil tiba-tiba anda mendapat reverensi dengan cara refresh dulu. jadi dalam belajar itu tidak harus fokus saja perlu juga yang diffuse thinking.


2. Buat poin-poin materi menjadi lebih sederhana

           Poin kedua adalah membuat poin-poin penting atau rumus-rumus yang penting. dalam mebuat poin penting ini tidak harus dicatat ulang bisa dengan di garis bawahi sesuai yang kamu mau atau sesuai yang mana lebih mudah kamu paham. Hal ini bertujuan agar lebih fokus dalam belajar di bagian-bagian penting tersebut.

3. Memahami, dan mengingat

             Nah, dipoin yang ketiga ini merupakan yang harus dan wajib tentunya. Yaitu memahami poin-poin penting tersebut. Nah kalau matematika dan IPA ini usahakan jangan gunakan teknik menghafal alangkah lebih baiknya pakai metode memahami dan mengingat. Dengan kamu memahmi atau mengetahui konsepnya maka kamu akan dengan mudah menjabarkan rnus-rumusnya lainnya dan otomatis konsep dasar akan selalu kamu ingat. kalau anda memakai metode menghafal saya percaya konsep dasarnya belum kamu kuasai dengan begitu sedikit saja dibuat soal yang berbeda kamu pasti tidak akan bisa menyelesaiaknnya walaupun soal itu tergolong mudah sebenarnya.

4. Belajar mengerjakan soal latihan
           
                Untuk memantapkan pemahaman mu, kamu pastinya harus mengerjakan beberapa soal-soal latihan yang berkaitan dengan materi tersebut. Usahakan kalau mengerjakan soal latihan jangan lihat dulu kunci jawabnnya tapi usahakan kerjakan sendiri, baru setelah mendapatkan jawabannya cocokkan dengan kunci jawabannya, jika salah usahakan lagi sampai mengerti proses serta cara mendapatkan jawaban tersebut. ( jangan asal copy heheheeeeee......)

5. Cari informasi lain 

                Yup, langkah selanjutnya adalah dengan mencari reverensi lain baik dari buku, video dan lain sebagainnya. ini sesuai dengan kemampuan dan cara pemahaman kamu, karena sebagian orang ada yang paham jika dengan melihat video, membaca dan lain-lainnya. satu lagi, jangan sekali-kali gengsi bertanya kepada yang lebih tahu, banyak teman yang mempunyai pemahaman yang lebih dari kita akan lebih membantu kamu dalam belajar.

6. Tekun

           Yang perlu di ingat adalah ketekunan mengalahkan kepintaran. ya, tentunya dengan anda tekun melakukan tips ini yaitu belajar  terus-terus menerus akan mengasah otak kamu untuk memahami materi-materi tertentu. Jangan pernah berpikir bahwa kamu tidak bisa seperti mereka, kamu pasti bisa, Asa terus kemampuanmu sampai kamu tau bahwa segala sesuatu butuh  waktu dan proses. So, tetap SEMANGAT 


                                                        GOOD LUCK

3 comments

Comment Author Avatar
Sri
16 June 2019 at 21:41 Delete
Yeah postingan baru akhirnya yang ditunggu2
Comment Author Avatar
Sri
16 June 2019 at 21:46 Delete
Yeah akhirnya sampai juga di blog no.
Comment Author Avatar
7 May 2021 at 06:33 Delete
Waowww