Gangguan atau kelainan Pada sistem Peredaran Darah || SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
KOMPETENSI DASAR
3.7 Menganalisis sistem
peredaran darah pada
manusia dan memahami gangguan pada sistem peredaran
darah, serta upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah
4.7 Menyajikan hasil percobaan pengaruh aktivitas
(jenis, intensitas, atau durasi) pada frekuensi denyut jantung
A. Gangguan atau kelainan Pada system Peredaran Darah Dan Upaya untuk mencegah serta menanggulanginya
Akibat ketidakseimbangan sistem peredaran darah dapat disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya makan makanan berlemak yang berlebihan, kekurangan zat besi, dan sebagainya. Sehingga menyebabkan gangguan dan penyakit pada sistem peredaran darah. Gangguan dan penyakit sistem peredaran darah tersebut diantaranya : jantung koroner, stroke, varises, anemia, hipertensi dan hipotensi.
1.
Jantung koroner
Jantung
Koroner merupakan salah satu
penyebab utama kematian di negara maju maupun berkembang. Penyakit jantung
koroner terjadi jika arteri koronaria tidak menyuplai oksigen yang cukup ke
otot-otot jantung. Hal ini karena arteri koronaria mengalami penyumbatan oleh
lemak dan kolestrol.
Arteri koronaria adalah pembuluh darah yang menyuplai nutrisi dan oksigen ke otot-otot
jantung. Jika otot-otot jantung tidak menerima nutrisi dan oksigen maka otot-otot
jantung tidak bisa berkontraksi sehingga jantung tidak dapat berdenyut.
Gejala penyakit jantung koroner : dada terasa sakit, sakit pada lengan dan punggung, napas pendek dan kepala pusing.
Gambar 1 Penyumbatan pada Arteri Koroner
Upaya mencegah Penyakit Jantung Koroner
a.
Melakukan olahraga dan istirahat yang teratur
b.
Menjaga pola makan sehat,
c.
Menghindari minuman berakohol,
d.
Menghentikan kebiasaan merokok,
e.
Menghindari stres berlebih,
f.
Menjaga berat badan dalam kondisi ideal.
2.
Stroke
Gambar 2 penyumbatan Arteri dalam Otak oleh lemak
Upaya mencegah penyakit stroke yaitu sama
dengan upaya mencegah penyakit jantung koroner, hal ini karena penyebab stroke
hampir sama dengan penyebab jantung koroner.
3.
Varises
Upaya
menghindari varises yaitu :
a. Ketika tidur, sebaiknya
tungkai dinaikkan 15-20 cm. Hal ini dilakukan setelah melakukan perjalanan jauh
atau beraktivitas yang melelahkan
b. Hindari berat badan
berlebih
c. Hindari berdiri terlalu
lama
d. Olahraga secara teratur
misalnya berjalan, berenang, senam
e. Hindari memakai sepatu
hak tinggi terlalu sering. Sebaiknya jarang-jarang saja.
4.
Anemia
Anemia merupakan gangguan yang
disebabkan karena kekurangan hemoglobin atau eritrosit. Apabila kadar hemoglobin
dalam darah rendah, maka menyebabkan tubuh kekurangan oksigen sehingga tubuh
merasa lesu, pusing dan muka pucat.
Anemia terjadi akibat
terganggunya produksi eritrosit. Hal ini terjadi
karena tubuh kekurangan zat besi dan bisa juga karena mengalami pendarahan yang
hebat. Berikut perbandingan eritrosit normal dengan penderita anemia
Pada perempuan, anemia sering terjadi ketika proses menstruasi. Ketika menstruasi, tubuh akan kehilangan darah sebanyak 50-80 mL dan zat besi sebanyak 30-50 mg. Agar tidak mengalami anemia, sebaiknya ketika menstruasi : konsumsi makanan yang mengandung zat besi, konsumsi makanan bergizi dan jika diperlukan konsumsi suplemen penambah zat besi.
2. Hipertensi dan Hipotensi
Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi, terjadi jika tekanan darah diatas 120/80
mmHg. Gejala hipertensi sakit kepala, kelelahan, pusing, pendarahan dari hidung,
mual, muntah dan sesak napas. Hipertensi dapat
disebabkan karena arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), obesitas
(kegemukan), kurang olahraga, stres berlebih, konsumsi makanan berlemak atau
tinggi kolestrol, merokok dan konsumi minuman beralkohol.
Hipotensi terjadi
apabila tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg, disebut juga tekanan darah
rendah. Hipotensi berbeda dengan anemia. Gejala hipotensi : seringpusing,
sering menguap, penglihatan kadang kurang jelas (berkunang – kunang) terutama
sehabis duduk lama atau berjalan lama, cepat lelah/tak bertenaga, detak/denyut
nadi lemah dan tampak pucat.
Upaya mengatasi hipotensi yaitu : minum air putih cukup banyak
yaitu sekitar 8 sampai 10 gelas per hari, konsumsi minuman yang dapat
meningkatkan tekanan darah seperti kopi, konsumsi makanan yang cukup mengandung
garam dan olahaga teratur.

Post a Comment