HOARDING DISORDER (VIRAL UNGGAHAN ISI KAMAR YANG BERISI SAMPAH)
Table of Contents
Pernahkah kamu melihat orang yang sayang sekali jika membuang sesuatu sekalipun itu sampah? dia lebih suka menimbun barang-barang yang sebenarnya sudah tergolong tidak berguna (sampah)? atau kamu sendiri merasakan hal ini?. Sikap seperti ini kemungkinan mengalami penyakit yang dinamakan Hoarding Disorde. Barang-barang yang disimpan penderita Hoarding Disorde ini bisa berupa pakain, tempat makanan, majalah, barang-barang yang berupa kenangan, buku, majalah dan lain-lainnya.
Hoarding merupakan ketidakmauan untuk membuang barang kepunyaan, tanpa peduli nilai barang tersebut. Seringkali, seorang hoarder akan memiliki banyak barang dan menyimpan barang tersebut secara berantakan, sehingga menyebabkan adanya tumpukan-tumpukan yang sulit dirapikan. Kebiasaan hoarding itu sendiri seringkali berhubungan dengan masalah pada kesehatan jiwa, seperti depresi berat, masalah psikotik dan OCD Saat ini, hoarding bahkan digolongkan sebagai gangguan cemas (anxiety disorder) dan merupakan bagian dari gejala OCD.
Perlu diketahui bahwa Hoarding dengan mengoleksi barang adalah sesuatu yang berbeda. Orang yang hanya sekedar mengoleksi barang akan meletakkan barangnya dengan baik dan menatanya lebih rapi. oarang yang mengoleksi barang lebih karena merasa bangga dengan barang tersebut. Berbeda dengan penderita Hoarding lebih ke menumpuk barang, berantakan dan mendatangkan malu.
Berikut merupakan ciri-ciri penderita Hoarding Disorde:
- Menyimpan barang yang tidak bernilai
- Timbunan barang yang dikumpulkan sudah mengurangi area beraktivitas di rumah dan Mengganggu kegiatan sehari-hari.
- Sangat terikat dengan barang kepunyaannya
- Kesulitan mengorganisir barang dan membuat keputusan
- Memiliki kualitas hidup yang buruk
Untuk yang orang menderita penyakit ini perlu konsultasi ke ahli kejiwaan seperti psikologi. Untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut terkait pemulihan.
Post a Comment