Cara menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Table of Contents

 

Pandemi covid-19 tidak hanya berefek pada fisik, tetapi juga mempengaruhi kesehatan mental. Kondisi pandemic yang menyebabkan setiap orang harus bekerja dari rumah dan mengubah semua cara beraktivitas. Hal ini  menyebabkan kondisi seseorang menjadi gampang marah, cemas, dan takut berlebihan. Seperti dikutip situs Covid19 go.id, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia mengemukakan masalah psikologi yang ditemui selama pandemi Covid-19. Secara keseluruhan ada tiga masalah psikologi yang sering terjadi pada masa pandemi ini. Ketiganya yaitu kondisi cemas berlebihan, depresi, dan trauma psikologis. Efek psikologi ini akan berdampak serius. Efek ini dikarenakan tekanan selama masa pandemic covid-19 ini, terutama pada saat social distancing. Hal ini menyebabkan jarak emosional antara keluarga, rekan kerja, teman, sahabat dan umat tempat persekutuan ibadah. Bagi sebagian orang, hal ini bisa dirasakan sebagai suatu tekanan. Bila tidak dikendalikan, tekanan tersebut akan berdampak negatif pada kesehatan mental.


Gangguan mental selama pandemic covid-19 dipengaruhi oleh banyak faktor misalkan ketakutan terhadap wabah, rasa terasing selama menjalani karantina, kesepian, merasa bosan, tidak adanya refreshing, merasa pekerjaan terlalu monoton, kecemasan akan kebutuhan hidup sehari-hari, dan informasi-informasi yang kadang membuat takut atau informasi yang simpang siur mengenai covid-19 ini. Gangguan ini hampir seluruh segi umur merasakan baik anak-anak, lansia atau pun medis bahkan orang dewasa. Ada beberapa gangguan mental yang biasa terjadi pada saat pandemic ini adalah:

  • Kecemasan dan ketakutan yang berlebihan baik itu terhadapt diri sendiri maupun terhadap orang terdekat
  • Bosan dan stress
  • Pola makan dan tidur yang tidak teratur
  • Sulit konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu
  • Munculnya penyakit-penyakit lain

 

Tentunya gangguan mental diatas akan menghambat pekerjaan selama masa pandemik. Jadi bagaimana cara untuk tetap menjaga kesehatan mental saat pandemic covid-19 ini? Berikut ini beberapa cara untuk tetap menjaga kesehatan mental saat pandemiK covid-19:

a.    Membuat rutinitas sendiri

Untuk mengisi waktu, kamu bisa membuat sebuah rutinitas yang kamus sukai misalnya membaca, menoton atau rutinitas tertentu yang baik untuk kesehatan seperti olahraga atau berjemur pagi hari. buatlah jadwal untuk kegiatan tersebut untuk kamu lakukan setiap hari. Hal ini selain mengisi waktu juga untuk mebuat waktumu lebih prodktif.

b.    Menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat

Walaupun dalam kondisi pandemic tetap jaga interaksi dengan teman-teman atau keluarga. Jika tidak bisa untuk bertemu setidaknya bertanya kabar melalui chat, Vc atau pun telepon. Selain menjaga interaksi baik juga untuk berbagi cerita atau bertukar ide.

c.     Memilah informasi

Informasi di media sosial pada saat ini sangatlah banyak dan informasi pun banyak yang simpang siur. Maka pandailah dalam memilih informasi jangan langsung percaya pada sebuah berita yang disiarkan baiknya ditelusuri dulu. Hal ini baik untuk mengurasi rasa emosi dan kecemasan akan informasi atau berita-berita yang tidak baik.

d.    Menggunakan media sosial secara positif

Pada masa pandemic ini, jelas bahwa media sosial sudah menjadi konsumsi mulai dari anak-anak sampai lansia. Untuk itu tetaplah bijak dalam menggunakan media sosial.

e.    Mengonsumsi makanan bergizi

Konsumsilah makanan yang ber vitamin dan usahakan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan siap saji. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh, asupan nutrisi yang cukup juga dapat menjaga kesehatan mental kamu, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Post a Comment