PENYELIDIKAN IPA || Objek Ilmu Pengetahuan Alam dan pengamatannya
Penyelidikan IPA
A.
Pengertian IPA
Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang
mempelajari tentang segala sesutu yang berada di sekitar makhluk hidup baik
yang hidup maupun yang mati. IPA dibagi kedalam beberapa bagian. Umumnya bagian
tersebut adalah Kimia, Fisika dan Biologi.
Di dalam
menemukan konsep IPA, maka para ilmuwan melakukan kegiatan penyelidikan untuk
mengetahui suatu kebenaran yang kemudian disebut dengan observasi (pengamatan).
IPA berkembang melalui proses penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan. Ketika
melakukan penelitian, dilakukan dengan proses dan langkah-langkah yang
terencana dan sistematis untuk mendapatkan kebenaran secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan
secara ilmiah pada saat dilaporkan. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam
melakukan penelitian tersebut dinamakan metode ilmiah.
Metode ilmiah
merupakan proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan dari pemecahan masalah
dan mengetahui penyebabnya secara sistematis sehingga dapat diperoleh simpulan
yang dapat dipercaya (valid). Adapun langkah-langkah dalam melakukan metode
ilmiah adalah sebagai berikut:
a.
Melakukan
Observasi awal
Observasi bertujuan untuk melihat
keadaan awal objek penelitian. Mulai dari sifat dan bentuknya.
b.
Merumuskan
masalah
Merumuskan masalah
biasanya berupa pertanyaan ilmiah untuk dilakukan pemecahan atau untuk
dilakukan uji kebenaran. Dari rumusan masalah inilah yang akan dilakukan metode
ilmiah lebih lanjut.
c.
Menyusun
Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban
sementara. Hipotesis dibuat berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta yang ada
yang berkaitan dengan masalah.
d.
Melaksanakan
Penelitian atau eksprimen
Tahap ini merupakan
tahap yang bertujuan untuk menguji kebenaran dari hipotesa. Penelitian dapat
melaksanakan di laboratorium dengan pedoman keselamatan di ruang laboratorium
atau tempat lain, bergantung pada masalah yang akan dipecahkan. Jika masalah
bisa dipecahkan tanpa alat laboratorium maka penelitian bisa diadakan diluar
dengan menggunakan bahan dan alat sederhana.
e.
Mengolah
dan Menganalisis Data
Dalam mengolah dan
menganalisis data, kelompokkan data yang dikumpulkan dari hasil penelitian atau
percobaan, kemudian susun sesuai dengan jenis atau keperluan penelitian. Analisa
data-data tersebut dan selanjutnya mengecek apakah hipotesa yang dibuat sesuai
dengan data yang diperoleh untuk membuktikan kebenaran dari hipotesis.
f.
Menarik
Kesimpulan
Pada tahap ini kalian
membuat kesimpulan yang merupakan pernyataan yang merangkum hasil kegiatan
selama penelitian. Hasil penelitian perlu dibahas apakah mendukung hipotesis
yang dibuat atau tidak. Sertakan semua data-data yang mendukung jika hipotesis
sesuai dan jika tidak sertakan pembahasan tentang sebenarnya masalah yang ada.
B.
Proses
penyelidikan IPA
Proses penyelidikan IPA dibagi
menjadi tiga tahap yaitu:
1. Pengamatan
Pengamatan bisa melalui
penglihatan, indera penciuman atau dengan menggunakan bantuan mikroskop. Hasil
Pengamatan bisa berupa perubahan warna, bentuk dan lainnya
2. Membuat inferensi
Dalam membuat inferensi yaitu merumuskan penjelasan berdasarkan
data dan informasi yang telah dikumpulkan pada saat pengamatan. Penjelasan
tersebut digunakan untuk menemukan hubungan antar aspek yang diamati dan
membuat hipotesis.
3. Mengkomunikasikan
Mengkomunikasikan hasil
berarti menyampaikan hasil penyelidikan baik secara tulisan maupun lisa. Data
yang dikomunikasikan bisa berupa data grafik, gambar tabel atau bagan
C.
Objek
IPA
Objek IPA adalah segala
sesuatu yang ada dialam semesta baik yang hidup atau pun mati. Objek IPA dibagi
menjadi dua yaitu: Objek biotik adalah objek yang terdiri dari mahkluk
hidup, contoh : manusia, hewan, tumbuhan dan Objek abiotik yaitu objek yang
terdiri dari benda mati, contoh : tanah, cahaya, udara.

Post a Comment