Bilangan Kuantum ||TABEL PERIODA BAB 3 KELAS 10 SMA
Bilangan kuantum
Ada empat bilangan kuantum, yaitu
bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimut (l), bilangan kuantum
magnetik (m), dan bilangan kuantum spin (s). Bilangan ini menyatakan posisi
suatu elektron dalam atom, sedangkan bilangan kuantum spin menyatakan arah
putaran elektron dalam atom.
a.
Bilangan
kuantum utama (n)
Bilangan kuantum utama menyatakan nomor kulit
(tingkat energi) yang diduduki oleh elektron dalam suatu atom. Harga bilangan
ini adalah 1,2,3,4 dan seterusnya. Nomor kulit ini delambangkan dengan:
n = 1 bisa disebut
dengan kulit K
n = 2 bisa disebut
dengan kulit L
n = 3 bisa disebut
dengan kulit M
n = 4 bisa disebut
dengan kulit N
Makin
jauh dari inti, ukuran kulit semakin besar sesuai dengan makin besarnya
bilangan kuantum utama. Bilangan kuantum utama paling banyak ditempati sejumlah
2n2 elektron.
Jumlah
Elektron maksimal pada kulit
|
Nilai
n |
Kulit
|
Jumlah
elektron maksimum (2n2) |
|
1 |
K |
2(12)
= 2 elektron |
|
2 |
L |
2(22)
= 8 elektron |
|
3 |
M |
2(32)
= 18 elektron |
|
4 |
N |
2(42)
= 32 elektron |
b.
Bilangan
kuantum azimuth (l)
Bilangan kuantum azimuth
melambangkan subkulit tertentu. Subkulit ditandai dengan huruf s, p, d, f.
Hubungan Kulit, Jumlah Subkulit, dan
Subkulit
|
Kulit |
Nilai
n |
Nilai
l |
Simbol
subkulit |
|
K(n=1) |
1 |
0 |
s |
|
L(n=2) |
2 |
0,1 |
p |
|
M(n=3) |
3 |
0,1,2 |
d |
|
N(n=4) |
4 |
0,1,2,3…
(n-1) |
f |
1.
Setiap
kulit mempunyai jumlah orbital dan simbol orbital tertentu. Misalnya, untuk
kulit L (n = 2) mempunyai 2 orbital, yaitu 2s dan 2p. Angka 2 merupakan tingkat
energi utama ke-2 atau kulit L sedangkan s dan p adalah subkulit atau
orbitalnya.
2.
Setiap
kulit mengandung jenis subkulit yang sama. Sebagai contoh kulit K, L, dan M
sama-sama mengandung sub kulit s. Untuk membedakan subkulit yang sama pada
kulit yang berbeda maka subkulit ditandai dengan menyertakan bilangan
kuantumnya. Pada kulit K (n =1), subkulit s diberi tanda 1s sedangkan pada
kulit L (n = 2) subkulit s diberi tanda 2s
c.
Bilangan
kuantum magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetic
dilambangkan dengan m menunjukan jumlah orbital yang terdapat pada subkulit dan
menentukan orientasi orbital dalam ruang. Harga atau nilai bilangan kuantum
magnetik bergantung pada harga bilangan kuantum azimutnya. Pada bilangan kuantum magnetik harganya mencakup semua bilangan
bulat dari -𝓁 sampai dengan +𝓁,termasuk
0.
|
Bilangan azimut |
Bil. magnetik |
Gambaran orbital |
|
l=0 |
0 |
|
|
l=1 |
-1,0,+1 |
|
|
l=2 |
-2, -1, 0, +1, +2 |
|
|
l=3 |
-3,-2,-1,0,+1,+2,+3 |
|
𝓁 = 0 maka m = 0 artinya hanya satu
orbital.
𝓁 = 1 maka m = -1,0,+1, artinya ada tiga
orbital.
𝓁 = 2 maka m = -2, -1, 0, +1, +2, artinya
ada lima orbital.
𝓁 = 3 maka m = -3,-2,-1,0,+1,+2,+3, artinya ada
tujuh orbital.
d.
bilangan kuantum spin (s)
Bilangan kuantum spin menyatakan arah rotasi elektron. Hanya
terdapat dua kemungkinan arah rotasi elektron, yaitu searah jarum jam atau
berlawanan arah jarum jam. Kedua arah tersebut masing-masing dinyatakan dengan
bilangan kuantum s = +½ dan s = - ½
Post a Comment