UJI PEMAHAMAN DAN REFERENSI CERITA REFLEKSI MODUL 2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL Topik 3 Experiential Learning Unit 1-7
MODUL
2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 1 Pengantar Experiential learning
Uji
Pemahaman
Apa yang dimaksud
dengan Experiential Learning menurut David Kolb?
- Pembelajaran
yang hanya mengandalkan teori tanpa pengalaman praktis.
- Pembelajaran yang berfokus
pada pengalaman langsung sebagai sumber utama pengetahuan.
- Pembelajaran
yang mengutamakan penggunaan teknologi dalam proses belajar.
- Pembelajaran
yang mengandalkan instruksi langsung dari pengajar.
- Pembelajaran
berbasis text book.
Cerita
Refleksi : Hal apa yang perlu diperhatikan dalam penerapan experiential
learning?
Sebagai
guru, saya menyadari bahwa menjadi pendidik yang efektif bukan hanya soal
menguasai materi, tetapi juga mampu membangun hubungan yang bermakna dengan
murid.
MODUL 2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 2 Experiential Learning
Uji
Pemahaman
Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan komponen dari model Experiential
Learning Kolb?
- Pengalaman
konkrit
- Refleksi aktif
- Konseptualisasi
abstrak
- Pengujian
aktif
- Refleksi
Cerita
Refleksi : Hal apa yang perlu diperhatikan dalam penerapan experiential
learning?
dalam
proses pembelajaran guru sebagai agen
harus kreatif dan juga harus bisa mendorong kreativitas peserta didik. Guru
juga harus bisa memberikan materi sesuai dengan tuntutan zaman. Guru adalah
FASILITATOR
MODUL
2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 3 Kompetensi Guru dalam penerapan Experiential
Learning
Uji
Pemahaman
Yang tidak
termasuk dalam experiential learning adalah ...
- Yang dilihat dari belajar
adalah output
- Belajar
adalah proses
- Belajar
adalah proses adaptasi
- Belajar
adalah transaksi antara individu dengan lingkungan
- Belajar
adalah proses mengalami
Cerita Refleksi : Bagaimana menerapakan experiential learning dalam
pembelajaran bersama dengan guru lain?
Menerapkan
experiential learning dalam pembelajaran bersama guru lain dapat dilakukan
melalui kolaborasi lintas mata pelajaran yang mengedepankan pengalaman nyata
sebagai sumber belajar. Guru dapat merancang proyek terpadu yang melibatkan
murid dalam kegiatan langsung, seperti studi lapangan, simulasi, atau aksi
sosial yang relevan dengan materi pelajaran.
MODUL
2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 4 Penerapan Experiential learning dalam
Pembelajaran
Uji
Pemahaman
Belajar adalah
proses yang menyeluruh, dalam hal ini meliputi
- Fungsi kognisi, emosi,
persepsi dan perilaku
- Fungsi
kognisi dan output
- Fungsi
perilaku, emosi, dan adaptasi
- Fungsi
pengalaman
- Semua
jawaban benar
Cerita Refleksi : Bapak
dan Ibu guru, Anda dapat mendemonstrasikan bagaimana menerapkan pembelajaran
sosial emosional dengan metode experiential learning!
Dalam suatu pembelajaran Bahasa Indonesia, saya mencoba menerapkan
metode experiential learning dengan mengintegrasikan nilai-nilai sosial
emosional.
MODUL
2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 5 Strategi Implementasi Experiential Learning
dalam Mata Pelajaran
Uji
Pemahaman
Belajar melibatkan
pembelajaran baru dengan pembelajaran sebelumnya, dalam hal ini belajar
merupakan ...
- Proses
adaptasi
- Transaksi sinergis
- Proses
re-learning (belajar kembali)
- Proses
penemuan kembali
- Semua
jawaban benar
Cerita Refleksi:
Bagaimana Anda selama ini
menjadi guru? Apakah anda sudah memahami experiential learning dan
menerapkannya?
Selama ini saat proses pembelajaran saya tidak hanya sekedar
mentransfer ilmu kepada siswa tetapi berusaha sebisa mungkin untuk menjadikan
pembelajaran lebih bermakna misalnya saat proses pembelajaran saya berusaha
supaya setiap peserta didik memiliki perannya masing-masing dalam kegiatan
diskusi yang dilakukan
MODUL
2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 6 Integrasi Experiential Learning dalam Mata
Pelajaran
Uji
Pemahaman
Dalam model Kolb,
tahap "Konseptualisasi Abstrak" merujuk pada ...
- Menyusun teori atau konsep
berdasarkan pengalaman yang telah terjadi.
- Melakukan
eksperimen dan mencoba hal baru.
- Merenungkan
pengalaman yang dialami dan membuat rencana tindakan.
- Mengalami
dan merasakan suatu kejadian atau situasi baru.
- Memahami
kejadian yang pernah dialami.
Cerita
Refleksi :
Anda dapat bekerjsama dengan Guru lain, mengembangkan jejaring dengan teman
sejawat, orang tua, atau narasumber lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih
komprehensif mengenai experiential learning.
Dari
kegiatan pembelajaran yang saya lakukan selama ini saya menyadari bahwa
kemampuan satu pihak saja tidak mampu mencapai tujuan dengan cepat sehingga
dibutuhkan kolaborasi antara semua aspek sekolah untuk menciptakan pembelajaran
yang bermakna bagi siswa.
Pengalaman
ini mendorong saya untuk terus membangun jejaring, melibatkan lebih banyak
pihak, dan menjadikan pembelajaran sebagai ruang pertumbuhan bersama bagi saya,
rekan sejawat, siswa, dan juga orang tua dan atau narasumber lain.
MODUL
2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Topik
3 Experiential Learning
Unit 7 Aksi Nyata Experiential Learning
Uji
Pemahaman
Seorang peserta
pelatihan yang selalu mengamati situasi secara mendalam dan lebih suka
merenungkan pengalaman mereka daripada langsung bertindak cenderung memiliki
gaya belajar...
- Aktif
- Reflektif
- Teoretis
- Pragmatis
- Dogmatis
Cerita
Refleksi :
Mari mencoba mengembangkan Rencana Pembelajaran berdasarkan experiential
learning!
Tujuan Pembelajaran
Melalui
pendekatan experiential learning, peserta didik diharapkan mampu:
·
Mengidentifikasi
unsur-unsur puisi (tema, amanat, rima, diksi, majas).
·
Menafsirkan
makna puisi yang dibaca atau didengarkan.
·
Menyusun
puisi sederhana berdasarkan pengalaman pribadi.
Model Pembelajaran : Experiential Learning (Kolb's
Cycle)
Tahap pembelajaran
Tahap
awal :
-
Guru
membuka pelajaran dengan menyapa dan melakukan apersepsi: "Apakah kalian
pernah menulis puisi saat sedang sedih atau bahagia?
-
Menjelaskan
tujuan pembelajaran dan pentingnya puisi dalam mengekspresikan perasaan dan
pengalaman pribadi.
Tahap
Inti
-
Guru
memutar video pembacaan puisi (misalnya Chairil Anwar atau puisi anak).
-
Siswa
mendengarkan dan mencatat kesan atau perasaan mereka terhadap puisi tersebut.
-
Guru
meminta siswa menceritakan pengalaman pribadi (sedih, bahagia, takut, dll.)
yang bisa jadi inspirasi puisi.
-
Siswa
diminta menulis puisi berdasarkan pengalaman pribadi.
-
Setelah
menulis, siswa berlatih membacakan puisinya dengan ekspresi, intonasi, dan
artikulasi yang tepat.
-
Beberapa
siswa tampil membacakan puisinya di depan kelas.
Tahap
Penutup
-
Refleksi:
"Apa yang kalian rasakan setelah menulis dan membaca puisi?"
-
Guru
memberikan umpan balik dan mengapresiasi hasil karya siswa.
-
Penugasan:
Minta siswa menulis 1 puisi di rumah dengan tema “Harapan”.
Post a Comment